Base sabun
Coconut oil ini adalah minyak utama yang biasa digunakan fungsinya untuk membantu agar sabun lebih keras dan punya busa yang banyak. Komposisinya bisa digantikan dengan minyak lain, tapi otomatis kekerasan dan busanya berkurang. Khasiatnya untuk kulit adalah membantu melembabkan kulit
Stearic acid sebagai pengemulsi, pengental dan pengeras sabun
NaOH atau KOH adalah basa kuat untuk membantu proses saponisasi, tapi setelah reaksi terjadi NaOH atau KOH akan hilang sehingga biasanya pH sabun menurun hingga 8 atau 9. Sulit larut dalam minyak makanya harus dilarutkan dulu dengan air destilasi
Air destilasi untuk pelarut alkali atau gula
Gula untuk membantu membentuk transparansi dalam sabun, sulit juga untuk larut dalam minyak
Gliserin sebagai humektan sehingga bisa menarik air dari udara ke dalam sabun agar sabun tetap lembab dan tidak cepat kering.
Aquadest
Gula semakin putih akan menghasilkan sabun yang jernih. karena kalau coklat warna agak keruh
Vegetable gliserin untuk melembabkan, mengatur kelembaban di kulit
Coconut oil 50 gr
stearic acid 50gr
lye 14gr
air 45 gr
gula 163 gr
air untuk gula 75 gr
vegetable gliserin 135 gr
kuncinya di gula, makin putih makin jernih sabunnya. Suhu harus tepat jangan lebih dari 120, adukannya harus jangan berbusa dan sampai benar-benar larut
Saat memanaskan dan melarutkan gula jangan sampai gosong. jangan menggumpal juga ya.
Base ini bisa ditambahkan zat lain tidak lebih dari 5% dari base yang digunakan.
Pengawet alami EO teatree, kayu manis, rose marry, cengkeh
coconut oil ini merk seperti kara, barco. Kalau seperti bimoli itu kelapa sawit
pewarna yang oil soluble
Untuk membuat sabun base ini kita menggunakan metode hot proses dan suhu sekitar (40-50oC), sehingga mudah dihias ulang, diberi bahan tambahan dan bisa langsung digunakan tanpa menunggu hingga pH 9.
Untuk mencairkan sabun base ini bisa dengan water bath (seperti mencairkan coklat. Mangkok berisi sabun diletakkan di atas panci berisi air mendidih, jadi bukan api langsung ya), di microwave suhu 40-50oC. Setelah cair bisa ditambahkan pewangi, pewarna dan bahan tambahan lain. Setelah diberi bahan tambahan dan dipadatkan bisa langsung digunakan, tanpa menunggu masa curing hingga 8 minggu agar pH 9.
Bahan :
· NaOH serbuk 14 gr
· Minyak kelapa (Coconut oil) 50 gr
· Air destilasi untuk melarutkan NaOH 45 gr
· Gula putih makin putih makin jernih sabun base nya 163 gr
· Air panas untuk melarutkan gula 75 gr
· Vegetable gliserin 135 gr
· Stearic acid 50 gr
Alat :
· Sarung tangan
· Panci stainless steel
· Gelas ukur kaca
· Hand Whisker dari stainless steel
· Hand blander dari stainless steel
· Beker Glass (bisa menggunakan gelas kaca lainnya)
· Spatula plastik
· Sendok kaca / stainless
· Timbangan
· Cetakan sabun
· Termometer gun
Cara pembuatan :
1. Larutkan gula dalam air panas dalam beker glass. Sampai benar-benar basah semua, panaskan dengan api kecil hingga mendidih dan jangan diaduk. Matikan api dan biarkan larutan 10-20 detik, sambil diaduk hingga larut hingga jernih, jangan sampai berwarna coklat. Jangan terlalu lama mengaduknya.
2. Dalam wadah stainless/kaca lain campurkan coconut oil dan stearic acid. Panaskan hingga suhu max 120oC
3. Larutkan NaOH dalam air sedikit-sedikit sambil diaduk sedikit-sedikit hingga larut. Jadi lebih baik menggunakan masker.
4. Larutan NaOH masukkan dalam larutan coconut oil yang panas, aduk perlahan hingga tercampur, setelah itu nyalakan hand blander dengan kecepatan tinggi, hingga seperti mash potato.
5. Masukkan gliserin dan tetap aduk dengan hand whisker, campur rata
6. Masukkan larutan gula hingga sangat rata, jangan terlalu cepat karena nanti berbusa banyak
7. Panaskan lagi hingga max 80oC
8. Hingga larutan menjadi cairan bening dan tidak ada gumpalan
9. Saring adonan untuk menghilangkan busa. Masukkan ke cetakan. Bila dibagian atas masih berbusa semprotkan alkohol 70-96%
10. Diamkan hingga adonan memadat
11. Sudah bisa digunakan. Bila ditunggu 4-6 minggu akan makin jernih
Base bisa ditambahkan bahan tambahan (parfum, pewarna, bahan berkhasiat untuk kulit lainnya) dengan cara sabun dipotong kecil lalu dipanaskan 50oChingga leleh. Dinginkan dulu hingga kental kurang lebih 40oC. Masukkan bahan tambahan, campurkan hingga rata.
Bahan tambahan yang ditambahkan tidak lebih dari 5% b/b dari berat base yang dibuat
Untuk bahan tambahan buah asli kalau bisa yang sudah dikeringkan. Karena kalau buah masih mengandung banyak air akan memunculkan jamur.
Comments
Post a Comment