Madu

 


Info tentang madu bisa WA ke 08123068978

Madu adalah salah satu makanan yang sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Dalam berbagai budaya selama berabad-abad, cairan manis ini telah digunakan dalam banyak keperluan pengobatan. Salah satu yang paling dikenal adalah penggunaan madu dalam pengobatan Ayurveda sela sebagai obat pencernaan dan ketidakseimbangan pada tubuh. Baca juga: Begini Cara Paling Sehat Konsumsi Madu Sebuah temuan yang dipublikasikan dalam Iranian Journal of Basic Medical Sciences tahun 2013 juga menunjukkan bahwa madu telah digunakan oleh manusia sejak 8.000 tahun lalu. Hingga masa kini pun, madu masih dipercaya punya banyak manfaat untuk tubuh.

Kandungan Nutrisi Madu

Setiap 100 gram madu terdiri dari :

  • ·         Kalori 304
  • ·         Karbohidrat 82,4 g
  • ·         Serat 0,2 g
  • ·         Gula 82,1 g
  • ·         Protein 0,3 g
  • ·         Lemak 0 g
  • ·         Vitamin C 0,5 mg
  • ·         Niacin 0,1 mg
  • ·         Folat 2,0 mikrogram (mcg)
  • ·         Pantothenic acid 0,1 mg
  • ·         Choline 2,2 mg
  • ·         Betaine 1,7 mg
  • ·         Kalsium 6,0 mg
  • ·         Zat besi 0,4 mg
  • ·         Magnesium 2,0 mg
  • ·         Fosfor 4,0 mg
  • ·         Potasium 52,0 mg
  • ·         Sodium 4,0 mg
  • ·         Zinc 0,2 mg
  • ·         Mangan 0,1 mg
  • ·         Selenium 0,8 mcg
  • ·         Fluoride 7,0 mcg

Manfaat Madu antara lain :

1.      Antibakterial. Karena mengandung glukosa oxidase yang merupakan enzim penghasil hidrogen peroksida.

2.      Antioksidan Tinggi. Madu bekerja melawan radikal bebas dan mendorong pertumbuhan jaringan baru. Hal ini membantu mempercepat penyembuhan sel tubuh yang rusak serta membantu kulit tampak lebih muda dan bercahaya

3.      Energy booster Madu merupakan cairan kental manis yang dibuat oleh lebah. Lebah mengumpulkan gula dari nektar bunga di lingkungannya. Produk akhirnya adalah madu, yaitu cairan yang berfungsi sebagai cadangan makanan untuk lebah. Merangkum dari Healthline, secara nutrisi, satu sendok makan madu mengandung 64 kalori dan 17 gram gula termasuk fruktosa, glukosa, maltosa, dan sukrosa. Kandungan tersebut membuat madu menjadi sumber energi yang baik. Glukosa dalam madu dapat diserap oleh tubuh dengan cepat dan memberikan dorongan energi langsung. Sementara itu, fruktosa memberikan energi berkelanjutan karena diserap lebih lambat. Madu juga ditemukan menjaga kadar gula darah cukup konstan dibandingkan dengan jenis gula lainnya.

4.      Mengobati batuk Hal ini jarang diketahui. Sebuah studi tahun 2012 yang terbit dalam Journal Pediatrics menemukan bahwa konsumsi dua sendok teh madu bisa membantu menyembuhkan batuk yang membandel. Hal ini diketahui karena sifat anti-mikroba dalam madu yang bisa membunuh bakteri tertentu. Penelitian lain yang melibatkan 139 anak menemukan bahwa madu dapat meredakan batuk di malam hari dan meningkatkan kualitas tidur dibanding obat batuk anak. Merangkum dari CNN, penelitian lain di Italia dan Israel juga menunjukkan hasil serupa meski menggunakan jenis madu yang berbeda. Meski begitu, madu tidak boleh diberikan pada anak berusia di bawah satu tahun. Ini karena sistem pencernaan bayi tidak dapat mengatasi kontaminasi dalam madu. Segelas air +5 g jahe + 1 sendok makan serbuk kayu manis + 1 sendok madu panaskan dan jaga suhu jangan lebih dari 60oC

5.      Membuat tidur makin nyenyak Jika Anda sulit tidur, tak ada salahnya mengonsumsi madu. Melansir dari NDTV Food, madu dapat melepaskan serotonin. Oleh tubuh, serotonin akan dibuah menjadi melatonin, senyawa kimia yang mengatur kualitas tidur. Anda bisa menambahkan satu sendok teh madu ke dalam segelas susu hangat (Hangat lho ya suhu sekitar 50-60oC BUKAN PANAS suhu 100oC) atau secangkir teh. Terutama untuk ibu hamil yang mengalami insomnia karena perut membesar. Madu bisa memberi rasa nyaman dan relax juga lho

6.      Membantu penyembuhan luka dan luka bakar Pengobatan madu topikal (dengan cara dioles) untuk menyembuhkan luka dan luka bakar telah dilakukan sejak zaman Mesir Kuno. Hal ini juga didukung dengan 26 penelitian yang menunjukkan hasil serupa. Dalam sebuah tinjauan terhadap 26 penelitian tersebut ditemukan, madu paling efektif untuk menyembuhkan luka bakar dan luka parsial yang terinfeksi setelah operasi. Satu studi melaporkan tingkat keberhasilan 43,3 persen dengan madu sebagai perawatan luka. Dalam penelitian lain, madu topikal menyembuhkan 97 persen pasien dengan luka diabetik. Para peneliti percaya, khasiat penyembuhan madu berasal dari sifat antibakteri dan anti-inflamasi serta kemampuannya untuk memelihara jaringan di sekitarnya.

7.      Menurunkan tekanan darah Melansir dari Healthline, madu mengandung senyawa antioksidan yang telah dikaitkan dengan penurunan tekanan darah. Penelitian yang dilakukan pada tikus dan manusia menunjukkan sedikit penurunan tekanan darah dengan mengonsumsi madu. Selain itu index glikemik cukup rendah. Dan memiliki efek slow release sehingga tidak menyebabkan gula darah naik cepat. Serta kandungan antioksidannya bisa membantu memperbaiki fungsi pankreas secara perlahan, sehingga pelan-pelan dosis obat antidiabetes bisa diturunkan perlahan atas petunjuk dokter (tapi jangan hanya minum madu tanpa minum obat antidiabetes ya. Karena akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang cukup signifikan akibat penghentian obat yang tiba-tiba)

8.      Menjaga kadar kolesterol Beberapa penelitian menunjukkan adanya kaitan antara konsumsi madu dengan kadar kolesterol. Madu diketahui dapat mengurangi kolesterol jahat (LDL) sambil secara signifikan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Sebuah studi yang dilakukan pada 55 pasien membandingkan madu dengan gula pasir. Hasilnya, madu menyebabkan penurunan LDL 5,8 persen dan peningkatan kolesterol HDL 3,3 persen. Tak hanya itu, konsumsi madu juga menyebabkan penurunan berat badan sederhana 1,3 pesen.

9.      Menurunkan kadar trigliserida Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang ditemukan dalam darah. Peningkatan jenis lemak ini merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung. Uniknya, banyak penelitian yang telah megaitkan konsumsi madu secara berkala dengan kadar trigliserida yang lebih rendah. Baca juga: 8 Makanan Penurun Kolesterol untuk Cegah Penyakit Jantung Koroner

10.  Baik untuk jantung Tiga manfaat sebelumnya kerap membuat madu dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih baik. Namun, selain itu, kandungan fenol dan senyawa antioksidan lain juga dikaitkan dengan pengurangan risiko penyakit jantung. Madu diketahui dapat membantu pembesaran arteri di jantung sehingga meningkatkan aliran darah ke jantung. Di samping itu, madu juga dapat mencegah pembentukan gumpalan darah yang bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke.

11.  Mengontrol berat badan Sebuah studi yang terbit dalam Journal of American College of Nutrition pada 2010 menemukan bahwa madu dapat membantu mengendalikan nafsu makan. Konsumsi madu sebelum tidur membuat tubuh membakar lebih banyak lemak selama jam-jam awal tidur.

12.  Menghilangkan ketombe Sebuah studi yang dipublikaskan pada European Journal of Medical Research tahun 2001 menemukan madu bisa membantu menghilangkan ketombe. Studi ini menggunakan madu yang diencerkan dengan air hangat ke area yang bermasalah dan mendiamkannya selama tiga jam sebelum dibilas. Hasilnya, para responden melaporkan berkurangnya rasa gatal dan kerak ketombe dalam waktu satu minggu. Tak hanya itu, kerang di kulit kepala sembuh dalam dua minggu dan pasien bahkan menunjukkan pengurangan rambut rontok.

13.  Menjaga Kesehatan dan Kesegaran Mulut. Jika memiliki bau mulut. Bau mulut ini disebabkan dari endapan sisa makanan yang kurang bersih gosok giginya ditambah bakteri mulut yang aktif. Sifat madu yang bisa sebagai antibakteri bisa membasmi kuman-kuman itu

14.  Pelembab dan Masker wajah karena bisa menjaga kelembaban kulit dan menghaluskan kulit. Karena madu dapat menangkap butiran air dari udara. Selain itu antibakteri dan antioksidannya cocok untuk mengobati jerawat, eksim.

15.  Conditioner rambut. 4 sendok madu + 4 sendok minyak zaitun + 4 sendok lendir lidah buaya oleskan campuran ini pada rambut, dan kulit kepala, pijat perlahan tutup dengan handuk yang telah direndam air hangat biar lebih meresap

16.  Memperkuat kuku dengan campuran madu dan cuka apel dapat merangsang pembentukan kutikula kuku sehigga kuku jadi sehat dan kuat

17.  Lip balm alami. Buat campuran beeswax hangat (jangan lebih dari 60oC) dan minyak zaitun 1:3. Tambahkan 1 sendok madu. Lipbalm siap digunakan. Bisa melembabkan bibir

18.  Lipscrub. Campurkan 1 sendok madu dan 1 sendok gula pasir oleskan pada bibir. Bisa untuk mengangkat sel kulit mati pada bibir

19.  Hearthburn atau nyeri di ulu hati yang sering dialami oleh ibu hamil. Karena madu dapat menurunkan kadar asam lambung


Mungkin ada yang bertanya mengapa selalu tidak boleh dari 60oC ya. Karena madu akan beracun di suhu lebih dari itu. Sekian banyak manfaat dari madu. Silakan dibuktikan ya khasiatnya 

Jenis Madu yang baik salah satunya Clover Honey. Clover ini lebahnya membuat sarang dari sari bunga Clover (semanggi). Info tentang kebaikan Clover Honey ini bisa di cek di alodokter. Untuk info cara mendapatkan Clover Honey bisa chat via wa ke no 08123068978


Comments

Popular posts from this blog

Tembok 80 th

Minuman rasa Milk Tea